BESAR ANUGRAH

WORSHIP MINISTRIES OF LIVY LAURENS

A. KEGIATAN January 21, 2010

Filed under: A. KEGIATAN — mujizatajaib @ 2:17 pm
Tags:

MALAM PUJIAN DAN FIRMAN SMTK-STT KADESI

Pada tanggal 23 Agustus Livy Laurens dipercaya untuk menjadi song leader dalam acara “Malam Pujian dan Firman” yang diselenggarakan oleh SMTK dan STT Kadesi Yogyakarta. Livy memimpin pujian bersama Christin dan juga teman-teman yang berkolaborasi dalam satu band khusus untuk event ini, yaitu Yosafat, Ervin, dan Yosa yang dipandu langsung oleh hamba Tuhan Pastor Philipus Setyanto.

Acara ini diselenggarakan dengan tujuan sebagai pembukaan program non reguler STT Kadesi. Dalam kegiatan yang bertempat di gedung pertemuan JBN ini, hadir pembicara beserta tim yang khusus datang dari Korea Selatan dan berkotbah pada malam itu. Sebelumnya, ketua STT Kadesi, Pdt. Muner Daliman,MA juga menyampaikan firman Tuhan yang bertema tentang Kerajaan Tuhan yang telah datang bagi dunia. Firman ini sesuai dengan visi dan misi STT Kadesi yang menjadi alat untuk menyampaikan firman Tuhan bagi dunia.

Di tengah semangat seluruh audiens memuji Tuhan pada saat itu, ada kesaksian dari seorang tamu undangan dari Ambon yang menyanyi dan bercerita tentang kuasa perlindungan Tuhan Yesus atas STT Kadesi. Seluruh audiens sangat kagum ketika diceritakan pada kesaksian ini bahwa ketika gunung Merapi meletus, gedung pusat STT Kadesi yang berada di lereng gunung ini tetap kokoh berdiri dan tidak mengalami kerusakan walau diterjang awan panas.

PROGRAM PENYEJUK IMANI KATOLIK DI INDOSIAR

Pada bulan Mei 2011, Livy Laurens mendapatkan kesempatan untuk bekerjasama dengan Studio Audio Visual Puskat. Salah satu lagu pujian yang dinyanyikan Livy Laurens dalam album The Collaboration Worship Besar Anugrah with Heriyanto Pemangku yang berjudul ‘Satu yang Kuingin’ digarap ke dalam bentuk karya video klip. Karya ini merupakan salah satu bentuk hasil produksi peserta training yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia yang mengikuti program pelatihan membuat audio visual di studio alam Puskat yang diselenggarakan oleh Signis Indonesia.

Video klip lagu yang diciptakan oleh Heriyanto Pemangku ini ditayangkan di Indosiar  pada Minggu pagi tanggal 12 Juni 2011 dan 19 Juni 2011 dalam program Penyejuk Imani Katolik yang diproduksi oleh SAV Puskat bekerja sama dengan Indosiar. Sebelum video klip Livy Laurens ditayangkan, beberapa karya anak-anak muda dari berbagai penjuru tanah air Indonesia tersebut ditampilkan dengan dipandu oleh presenter Aegedio Santosa dan Florentine Olivia. Mereka memang cukup piawai dalam menghasilkan karya seperti iklan layanan masyarakat, sinetron pendek, dan video klip dibawah asuhan insan-insan yang profesional di bidangnya. Hal ini sesuai dengan tujuan Signis Indonesia, yaitu untuk mencerahkan manusia dengan berkarya melalui media komunikasi seperti Tuhan yang telah bangkit untuk mencerahkan kehidupan manusia.

Seperti halnya sebagai tayangan penyejuk iman, di dalam rangkaian program acara ini juga ditayangkan renungan firman Tuhan yang disampaikan oleh Rm. Selman Alpinus Sipayung (Komsos Medan). Sesuai dengan tema “Tuhan, Alam, dan Sesama…Online…Online…” pada tayangan ini, sumber renungan firman Tuhan diambil dari kitab Kejadian 1:1-3 yang intinya adalah Tuhan Allah menciptakan semuanya sungguh baik adanya maka semua manusia harus terus melestarikannya agar semuanya tetap sungguh baik adanya. Sebelumnya, inti dari renungan firman tersebut sudah digambarkan melalui  sinetron pendek yang ditayangkan pada rangkaian program ini.

SPECIAL EVENT NATAL 2010 di TVRI JOGJA

Livy Laurens menyanyikan single natalnya yang berjudul Angels We Have Heard On High pada acara Special Event TVRI Jogja dalam rangka Natal 2010. Acara  yang disiarkan selama satu jam pada tanggal 25 Desember 2010 ini bertajuk “Damai Natal di Tengah Bencana”. Menurut Suryatmo Atmodjo dan Sari Nainggolan selaku produser dan pengarah acara, event ini juga didedikasikan untuk mengajak para pemirsa agar turut prihatin dan peduli atas musibah meletusnya gunung Merapi yang terjadi pada bulan Oktober yang dampaknya masih terus dirasakan hingga pada masa peringatan Natal 2010. Acara Natal yang terselenggara dengan   bekerjasama dengan Klinik Gigi Dentes ini dibuka oleh tiga pujian yang dibawakan secara berturut-turut. Pertama, pujian Allah Sumber Kuatku dinyanyikan oleh vocal group Cleonada FH UGM. Kedua, pujian Berjalan BersamaMu yang diciptakan oleh drg. Handoko Susilo dan pada event ini dinyanyikan oleh Livy Laurens berduet dengan Chery Jossie. Ketiga, pujian Hari yang Indah dinyanyikan oleh Djawilem Voice.

Livy memilih untuk membawakan single natal yang baru saja dirilis tersebut karena ingin membagikan kepada pemirsa tentang makna natal dalam lagu tersebut, yaitu hadirnya Tuhan yang menjelma menjadi manusia Yesus yang dilahirkan karena untuk menebus dosa manusia. Sebelum Livy menyanyikan Angles We Have Heard On High ini, presenter Lusy Laksita memandu dialog Natal tentang makna Natal bersama dua nara sumber, yaitu Romo Suyatno Hadiatmojo Pr (Paroki Sumohitan Turi, Sleman) dan Pdt. Yahya Untung (GPDI Prawirodirjan). Menurut Romo Suyatno, makna Natal yang dirasakan saat itu adalah bersyukur tentang adanya ‘kelahiran kembali’ supaya bisa berbagi kepada yang membutuhkan dan bahwa setiap orang itu membutuhkan Tuhan dan juga membutuhkan orang lain. Sedangkan menurut Pdt. Yahya, makna Natal yang dirasakan saat itu adalah perlu adanya firman Tuhan yang menjelma dalam kehidupan manusia. Selain itu, Tuhan juga menjenguk kembali kepada umatNya, apakah masih beriman pada Tuhan dalam kondisi dilanda bencana.

Ada salah satu hal yang menarik dalam perbincangan dialog Natal tersebut, yaitu, kedua nara sumber juga membagikan kesaksian tentang peran yang dilakukan gereja dalam kepedulian pada korban bencana Merapi. Kesaksian dari Pdt. Yahya adalah gereja mengumpulkan dana dan gereja juga datang ke lokasi untuk menjenguk korban bencana. Sedangkan Romo Suyatno juga bersaksi bahwa gereja telah menyalurkan rahmat Allah dalam bentuk bantuan yang datang dari mana pun dan berbagai bantuan itu adalah wujud dari Tuhan yang hebat. Setelah kedua nara sumber menceritakan kesaksiannya, Chery Jossie menyanyikan pujian yang juga diciptakan oleh drg. Handoko Susilo yang berjudul Pembawa KasihMu. Di akhir event ini seluruh audiens yang hadir di studio TVRI Jogja ikut menyanyikan lagu O Holy Night bersama Djawilem Voice.

MUSIK COUNTRY NATAL 2010

Pada natal 2010, Livy Laurens juga diberi kesempatan untuk ikut memeriahkan acara Jogja Music Country TVRI Jogja edisi natal. Acara tersebut disiarkan secara langsung pada tanggal 22 Desember pukul 20.00 hingga 21.00 WIB dan dipandu oleh host Norma Novicka. Pada event ini, seluruh lagu-lagu country yang dibawakan bernuansa natal, antara lain Jingle Bels dinyanyikan oleh Tanaka Hamsyah, White Christmas dinyanyikan oleh Erika Vokalistica, Whispering Hope dinyanyikan oleh dr. AY, Rudolph The Red Nose Rainders dinyanyikan oleh Anky Laurens, Christmas Song dinyanyikan oleh Livy Laurens, Have Yourself A Merry Little Christmas dinyanyikan oleh Aang, O Holy Night dinyanyikan oleh Erika Vokalistica, Blue Christmas dinyanyikan oleh Anky Laurens, Marry’s Boy Child dinyanyikan oleh Iin Syahrani, dan Winter Wonderland dinyanyikan oleh Anky Laurens.

Kolaborasi para penyanyi juga ditampilkan sangat kompak dalam menyanyikan lagu-lagu natal legendaris seperti lagu Silent Night dan lagu Santa Claus Is Coming To Town. Livy menyanyikan lagu Santa Claus Is Coming To Town berkolaborasi dengan Shazlin Patria dan Violina Tan beserta Crescendo Choir Group serta pelawak Waluh yang berperan sebagai Santa Clausnya. Karena lagu ini menggambarkan keceriaan perayaan natal, maka Livy memakai busana yang secara khusus dibuat oleh designer Widyastuti dengan tema country christmas fantasy. Kemudian, lagu Silent Night juga  dinyanyikan oleh Iin Syahrani berduet bersama Crescendo Choir Group yang semuanya menggunakan busana bertema white christmas.

Pada penampilan musik country bertema natal tersebut, tampil juga drumer cilik berbakat Marcel yang juga ikut berkolaborasi bersama para musisi country seperti Anky Laurens (keyboard), Tuliek (Bass), Lukman (Guitar 1), Ambar (Guitar 2), dr. AY (Guitar Akustik), dan Tyo (Drum) yang selalu tampil bersama Vera sebagai manager operasional. Seluruh kemeriahan ini tampak terasa karena adanya dukungan penampilan dance oleh Mamamia Dancers Group (Sanggar Firenka) di setiap lagu-lagu yang ditampilkan hingga lagu We Wish You A Merry Christmas sebagai lagu penutupnya yang dinyanyikan seluruh pendukung acara. Event ini dirasa berhasil oleh semua pihak yang mendukung karena adanya kerjasama yang baik antara seluruh pengisi acara, TVRI Jogja, dan para sponsor seperti Kopi Gingseng Kuku Bima Sido Muncul, PT BPR Bhakti Daya Ekonomi , Fajar Aircond, Bakpia 75, Artha Digital Photo, Air Minum Club, Soto Kudus INA, dan persewaan alat pesta Naning.

MERILIS KARYA SINGLE NATAL 2010

Setelah merilis album Besar Anugrah pada moment Paskah, Livy Laurens kembali merilis karya single yang berjudul Angels We Have Heard On High di bulan Desember,  bertepatan dengan peringatan Natal 2010. Rekaman dilakukan di Reds studio Yogyakarta. Pembuatan musik lagu yang diaransemen ke dalam genre R&B ini dikerjakan oleh Heriyanto Pemangku dengan iringan gitar oleh Dedy ‘Reds’.

Pada event perayaan natal 2009, Livy memilih lagu Angels We Have Heard On High sebagai salah satu lagu yang dinyanyikan berkolaborasi dengan Doddy Jatmiko dan Cherry Jossie. Saat itu, aransemen musik dan permainan musik secara live juga dikerjakan oleh Heriyanto Pemangku. Lalu, pada proses pengerjaannya sebagai single, lagu ini mengalami penyempurnaan pada aransemen vokal dan permainan musiknya. Lagu Angels We Have Heard On High dipilih kembali untuk dibuat sebagai karya single oleh Livy karena kekaguman pada lagu dan juga pada aransemen musik Heriyanto. Selain itu, lagu Angels We Have Heard On High merupakan salah satu nyanyian pujian natal yang sangat populer dan familiar bagi masyarakat Kristiani di seluruh dunia.

Meskipun demikian, lagu ini tidak diketahui siapa pengarangnya. Konon, kata-kata yang tersusun sebagai lirik dalam lagu ini berasal dari tradisi nyanyian pujian masyarakat di Prancis. Nyanyian pujian tersebut berjudul Les Anges Dans Nos Campagnes yang berarti Angels In Our Countryside. Nyanyian pujian ini adalah sebagai peringatan tentang kelahiran Tuhan Yesus di kota Betlehem seperti yang tertulis di dalam kitab Injil Lukas. Di dalam Injil Lukas seperti yang dikutip ke dalam lagu ini tertulis bahwa para gembala di luar Betlehem menemukan banyak malaikat bernyanyi dan memuji bayi yang baru lahir. Dia adalah Tuhan yang menjadi manusia untuk menebus dosa manusia. Nyanyian ini diterjemahkan ke dalam berbagai versi bahasa. Pada tahun 1862, lirik lagu ini diterjemahkan ke dalam versi bahasa Ingris menjadi  Angels We Have Heard On High oleh James Chadwick.

NATAL GGP IMMANUEL & LAUNCHING HEDYESTER MINISTRY

Pada tanggal 16 Desember 2010, Livy Laurens mendapat kesempatan indah untuk menyanyikan beberapa pujian di gedung Gereja Gerakan Pentakosta Immanuel. Acara ini sangat spesial, karena merupakan acara ibadah perayaan natal seluruh jemaat GGP Immanuel yang sekaligus merupakan acara pertunangan dan deklarasi pelayanan pasangan hamba Tuhan Hedy Christiyono Nugroho dan Esther Ayuditya atau launching HEDYESTHER Ministry. Ada dua sesi acara dalam event yang bersejarah ini, sesi pertama adalah sesi ibadah dan perayaan kelahiran Tuhan Yesus sebagai Juru Selamat ke dunia. Sesi kedua adalah acara pemberkatan pertunangan pasangan hamba Tuhan Hedy dan Esther yang merupakan launching HEDYESTHER Ministry.

Pada setiap sesi, Livy menyanyikan lagu pujian yang diiringi oleh musisi Yosafat Arif Nugroho. Acara yang dimulai pada pukul 16.00 WIB ini sangat meriah dengan dipandu oleh MC sekaligus pemimpin pujian Ferdinant Eddy yang diiringi oleh musisi Shinta Sekaringtyas. Pada sesi kedua, Livy menyanyikan satu lagu yang dinyanyikan duet bersama Ferdinant Eddy. Sebelum moment peneguhan pertunangan Hedy dan Esther oleh Pdt. Sirait, Haryadi Baskoro juga diberikan kesempatan untuk membagikan visi dalam suasana renungan natal dengan merilis karya bukunya. Judul buku Haryadi Baskoro adalah sama dengan tema acara, yaitu “Dipersatukan Untuk Melayani-Nya”. Buku ini, secara garis besarnya merupakan visi tentang pertunangan Maria dengan Yusuf dan pertunangan gereja dengan Kristus.

LIVY LAURENS: ALBUM ROHANI UNTUK AMAL

Livy Laurens bersyukur dapat kesempatan untuk menyanyikan dua lagu dalam album “Bunda Maria: Cinta, Harapan, dan Semangat” karya komposer Agus Wahyudi Minarko. Livy menyanyikan dua lagu yang berjudul “Salam Maria” dan “Domba Allah”. Para penyanyi yang menyanyi dalam album kompilasi ini adalah Anita Siswanto, Robert Livy, Brian ‘Jikustik’, VG SD Tarakanita Bumijo (Embun, Putri, Atha, Kanes, Oga, Efan), Bonie, dan  Emiliana Indri. Para musisi yang mendukung musisi sekaligus komposer Agus Wahyudi Minarko adalah H.Y. Dhedhi Harmanto yang memainkan gitar dan Bennie ‘Kua Etnika’ pada drum.

Album yang diproduksi oleh Reds Studio bekerjasama dengan Sonora FM Semarang, Sonora FM Yogyakarta,dan axismediainside ini merupakan album indie untuk amal. Album ini mendapatkan apresiasi secara langsung dari dua tokoh yang luar biasa seperti Rm. Murti Hadi Wijayanto SJ dan Gregorius Djaduk Ferianto.

Pada bulan Oktober 2010 album yang berisi 10 lagu ini dirilis. Lalu pada bulan November, video klip salah satu lagu dalam album ini yang dinyanyikan oleh Brian ‘Jikustik’ ditayangkan di Indosiar pada acara Penyejuk Imani Katolik bekerja sama dengan SAV Puskat. Tuhan Yesus memberkati perjalanan CD album ini, hingga sesuai dengan misinya, akhirnya pada awal tahun 2011, hasil penjualannya dapat diserahkan sebagai persembahan kepada gereja Maria Assumpta Gamping,Sleman Yogyakarta.

LIVY LAURENS ON AIR DI SASANDO FM

Tanggal 15 Oktober 2010 Livy menyanyikan pujian live on air di radio Sasando dalam acara “FirmanNya Berkuasa” milik Pdt Philipus yang dipandu oleh presenter Adriy Verdiantz. Program acara “FirmanNya Berkuasa” ini ditayangkan secara live on air di Sasando setiap hari Jumat pukul 21.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB  dan pembicara yang berkotbah adalah Pdt. Philipus Setyanto.

Ada dua sesi dalam program ini, pertama adalah sesi penyampaian firman Tuhan. Kedua adalah sesi interaksi on line dengan para pendengar Sasando melalui line telepon dan line SMS. Program ini adalah salah satu programnya radio Sasando yang menurut masyarakat sangat banyak peminatnya. Hal ini terbukti dari apresiasi masyarakat dan ramainya line telepon dan line SMS saat program sedang on air.Maka Livy sangat bersyukur untuk bisa diberi kesempatan menyanyi bagi Tuhan pada salah satu episode program ini. Pada saat itu Livy menyanyi dengan iringan musik dan aransemen karya Heriyanto Pemangku.

ULANGTAHUN GERAKAN PEMUDA GPIB MARGA MULYA YOGYA (1 AGUSTUS 2010)

Foto: Livy Laurens menaikkan pujian  di tengah jemaat

Tembang pujian yang dinaikkan oleh Livy Laurens di tengah jemaat GPIB Marga Mulya Yogyakarta pada Kebaktian Minggu tanggal 1 Agustus 2010 menjadi sebuah ungkapan syukur atas ulangtahun Gerekan Pemuda gereja tersebut. Kebaktian kali itu didisain khusus untuk kaum muda oleh musisi Jeje Kermite dan kawan-kawan, dimeriahkan dengan beberapa penyanyi, termasuk Uli Silaen, dan salah satunya adalah Livy Laurens.

Pada kebaktian istimewa itu, Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Okran Togimpo, S.Th yang berasal dari Poso, Sulawesi. Sebenarnya, hari ulangtahun Gerakan Pemuda GPIB itu adalah tanggal 15 Juli 2010. Gerakan itu lahir pada 15 Juli 1950. Pelayanan kaum muda ini jauh mendahului perkembangan Persekutuan Kaum Bapak di gereja tersebut yang baru lahir pada 11 Juli 1981.

Dalam kebaktian khusus ulangtahun yang dimulai pada pukul 17.30 WIB itu, tim koor kaum ibu gereja juga memberikan persembahan pujian. Ada juga persembahan pujian akustik yang dipimpin oleh Roby Meka, Th.M, MA. Beberapa jemaat muda GPIB yang sedang mengambil kuliah S-2 di Universitas Gadjah Mada Yogyakarya juga hadir untuk mempersembahkan pujian. Adapun Livy menaikkan pujian khusus untuk meneguhkan pelayanan Firman yang disampaikan oleh Pdt. Okran.

PETRA FM ANNIVERSARY (24 JULI 2010)

Foto: Livy Laurens perform di acara ulangtahun Petra FM di Auditorium UKDW

Oleh panitia, Livy Laurens diundang untuk menyanyikan beberapa lagu dalam acara ulangtahun ke-10 radio Kristen Petra FM Yogyakarta. Dalam acara itu, Livy tampil pada session yang bertema The Everly Brothers Night bersama bintang tamu lainnya, yaitu Anky Laurens dan Bambang Widiono. Acara meriah yang diadakan di Auditorium Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta itu merupakan puncak rangkaian kegiatan ulangtahun radio tersebut.

Acara yang dipandu oleh Petrus Matruty tersebut didisain khusus sebagai “Malam Apresiasi Pendengar dan Relasi” radio Petra. Pujian-penyembahan, pelayanan Firman Tuhan, pertunjukan nyanyian, pertunjukan drama, tari-tarian tradisional, dan juga pengumuman pemenang lomba nyanyi, serta mocopat mewarnai kegiatan yang dimulai sejak pukul 18.00 WIB sampai 22.00 WIB itu. Penampilan Livy bersama Anky Laurens dan Bambang Widiono merupakan puncak acara yang mengesankan. Saat itu seluruh kru radio Petra ikut turun dan berjoget bersama. Semua larut dalam suasana sukacita.

Dalam rangka HUT Petra FM itu selama beberapa tahap telah diadakan beberapa lomba. Antara lain adalah Lomba Nyanyi Karaoke Pesona Tembang Kenangan dan Lomba Mocopat (melantunkan lagu tradisional Jawa). Susunan panitia acara itu adalah: Pelindung: Ir. Henri Feriadi, Ph.D, Penasihat: Martha Sasongko, S.Si, Project Officer: Susanto Teguh Prasetyo, SE, Vice Project Officer: Petrus PH Matruty, Administrasi: Chatarina Tutik Kistriyani, Keuangan: Sri Widiyati, SE.

KANAAN CAMP DI STAK TERPADU – YAYASAN PESAT SALATIGA (29 MEI 2010)

Foto: Livy Laurens mempersembahkan lagu dari album Besar Anugerah dalam acara Kanaan Camp

Dalam rangka kegiatan tahunan Kanaan Camp yang diadakan di STAK Terpadu Salatiga yang diikuti oleh 50-an wakil pemuda dari berbagai gereja di Jawa Tengah, Livy Laurens diundang menjadi salah satu nara sumber di bidang pelayanan seni (musik). Pada kesempatan itu, Livy memberikan kesaksian dan arahan pada sesi “Talent Show”. Pada sesi ini pula Livy mempersembahkan dua lagu dari albumnya, ”Besar Anugrah”.

Dalam kesaksiannya, Livy menjelaskan pengalamannya sebagai penyanyi profesional yang mengalami perubahan visi. Dari sekedar menjalani karir sebagai penyanyi – sampai meraih puncaknya di tingkat nasional – menjadi menjalani profesi menyanyi dengan visi untuk menjadi berkat khusus. Kini, Livy justru semakin giat berkarya seni – baik di ranah rohani maupun sekuler – dengan visi untuk memuliakan Tuhan dan menjadi terang di tengah dunia yang semakin gelap.

Di dalam sesi ”Talent Show” itu, Livy bersama beberapa dosen di STAK Terpadu juga menjadi komentator. Seluruh peserta Kanaan Camp dibagi ke dalam kelompok-kelompok yang semua wajib menampilkan pertunjukan-pertunjukan seni (drama, teater, olah vokal, sampai komedi). Livy memberikan evaluasi dan memotivasi agar semua perserta semakin bersemangat dalam berkarya seni bagi kemuliaan Tuhan.

IBADAH MINGGU GKII FILIPI YOGYAKARTA (23 MEI 2010)

Foto: Livy Laurens mempersembahkan pujian di GKII FIlipi

Pada Minggu 23 Mei 2010, Livy Laurens mempersembahkan pujian dari albumnya “Besar Anugrah” dalam Ibadah Minggu khusus peringatan Hari Pentakosta di GKII Filipi Yogyakarta. Lagu “Kupersembahkan Hidupku” memberikan inspirasi agar anak-anak Tuhan memberikan totalitas hidup supaya dipakai Tuhan menjadi alat-alat-Nya secara efektif. Pentakosta terkait dengan pertobatan jiwa-jiwa dan panggilan pelayanan para murid untuk menjadi saksi Kristus sampai ke ujung dunia. Jadi, harus mempersembahkan hidup total kepada Kristus.

Dalam ibadah itu, Haryadi Baskoro MA M.Hum memberikan sharing Firman Tuhan terkait dengan tema Pentakosta. Haryadi mengupas peristiwa seputar Pentakosta dengan focus pada kasus kebangkitan Petrus sebagai pengkotbah dan rasul besar. Dengan judul korbah “Change”, Haryadi menunjukkan bahwa Roh Kudus berkarya dalam diri Petrus – dan juga semua orang percaya – dengan membawa perubahan hidup yang signifikan. Petrus yang dulu melakukan banyak kesalahan, mulai dari salah omong sampai dihardik oleh Yesus (“Enyahlah Iblis!) sampai menyangkal Yesus tiga kali, diubahkan Tuhan secara ajaib. Saat Roh Kudus dicurahkan atasnya, bangkitlah Petrus menjadi laskar Kristus yang gagah perkasa dengann kotbahnya yang sangat diurapi. Meski banyak orang sempat menyindir “mabuk anggur manis” saat momen pencurahan Roh Kudus terjadi, tidak ada resistensi apa pun setelah Petrus tampil berkotbah. Malahan 3000 orang bertobat dalam KKR tersebut.

Dalam kesempatan itu juga ada kesaksian dari salah satu jemaat yang baru saja bertandang ke Cekoslovakia sebagai utusan misi kesenian-kebudayaan. Dalam kesaksian itu ditandaskan bahwa ketika orang percaya menyerahkan hidup sungguh-sungguh kepada Tuhan maka akan dipakai menjadi alat-Nya di bidan pekerjaan/pelayanan yang sesuai dengan kehendak dan rencana-Nya.

KKR DAN PENAHBISAN PENGURUS PEMUDA GKII-GKII SE DIY DAN JAWA TENGAH (15 MEI 2010)

Foto: Livy Laurens mempersembahkan pujian dalam acara Penahbisan Pengurus Pemuda Daerah GKII-GKII se DIY-Jateng

Pada 15 Mei 2010 Livy Laurens melayani dalam KKR khusus untuk pentahbisan Pengurus Pemuda Daerah GKII-GKII se DIY dan Jawa Tengah. Dalam kesempatan itu, Livy mempersembahkan pujian untuk mengantar saat teduh sesaat setelah Firman disampaikan oleh Haryadi Baskoro.

Event pentahbisan Pengurus Pemuda Daerah yang diadakan di gereja GKII Filadelfia Yogyakarta itu dihadiri oleh banyak utusan pemuda dari DIY dan Jawa Tengah. Pujian dan penyembahan dilayani oleh kaum muda GKII dengan suasana meriah, lengkap dengan penampilan para dancer yang diiringi musik band lengkap.

Tema yang diangkat dalam acara tersebut adalah “Bangkit dan Bercahaya”. Tema itu diambil dari Firman Tuhan dalam surat Efesus 5:14 (Itulah sebabnya dikatakan: “Bangunlah, hai kamu yang tidur dan bangkitlah dari antara orang mati dan Kristus akan bercahaya atas kamu”). Sesuai dengan tema itu, nuansa ibadah dibuat begitu menyala-nyala dan dinamis khas anak muda.

Foto: Penahbisan Pengurus Pemuda Daerah GKII se DIY-Jateng

Sebelum acara penahbisan, Haryadi Baskoro memberikan sharing Firman Tuhan yang terambil dari ayat nas tersebut. Dalam ulasannya, Haryadi menekankan bahwa kebangkitan rohani kaum muda hanya akan terjadi bila ada tindakan dari sisi manusia, yaitu kemauan untuk bertobat. Namun di sisi lain, kebangunan rohani adalah karya Roh Kudus. Maka Paulus menegaskan bahwa Kristus akan bercahaya atas kamu (Ef 5:14). Tanpa kuasa Kristus maka tidak ada kebangunan rohani sejati.

Dalam penjelasannya, Haryadi menunjukkan data-data mutakhir tentang kebobrokan moral yang melanda kaum muda. Mulai dari kasus seks bebas, aborsi, sampai rupa-rupa kriminalitas menjadikan gelap kehidupan orang muda di seluruh dunia. Namun Haryadi juga menunjukkan bagaimana kebangunan rohani sedang melanda anak-anak muda Kristen di seluruh dunia sekarang ini. Akhirnya, Haryadi memberikan tantangan agar kaum muda GKII bangkit dan bercahaya bagi Tuhan.

Setelah Firman Tuhan disampaikan dan setelah saat teduh bersama Livy Laurens selesai, acara penahbisan pun dilakukan. Penahbisan dilakukan oleh Pdt. David Martono, S.Th. Kata-kata sambutan disampaikan oleh Ev. Janny Lewi, M.Th sebagai Ketua PPD dan Pdt. David Martono, S.Th yang mewakili Ketua Daerah. Seluruh pengurus baru maju ke depan untuk didoakan dan diperkenalkan kepada seluruh jemaat yang hadir.

PELAYANAN KESAKSIAN PUJIAN DI KALIMANTAN BARAT (10-16 APRIL 2010)

Foto: Livy Laurens menyanyikan salah satu lagu dari Album Besar Anugrah

Pada tanggal 10-16 April 2010 Livy diundang untuk menyanyikan pujian, memberikan kesaksian pujian, memimpin pujian penyembahan dan memberikan seminar pujian penyembahan dalam rangkaian acara seminar dan KKR tahunan yang diadakan oleh seluruh gereja GKII di daerah Tanah Pinoh, Kalimantan Barat. Acara bertempat di gedung gereja GKII Eben Heizer Ribang Rabing, Kabupaten Melawi. Kegiatan itu diikuti oleh jemaat dan pendeta dari kurang lebih 40 gereja GKII. Total pesertanya dalam dalam kegiatan itu berjumlah sekitar 1.200 orang.

Pada pertemuan pertama, Livy menyanyikan satu pujian pada acara Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) I yang dilayani oleh Haryadi Baskoro MA, M.Hum. Sebelum menyanyi, Livy share tentang salah satu pengalaman doa dalam kehidupan Livy. Dalam surat Yakobus 5:16-17 ditulis bahwa “doa orang benar besar kuasanya”. Ini adalah salah satu ayat favorit sehingga Livy yakin bahwa tidak ada yang mustahil bagi Tuhan, sesuai tema acara tersebut. Karena doa, Livy dapat berkuliah S-2 di dua tempat yaitu di STII dan UGM Yogyakarta. Mujizat ini Livy saksikan untuk memotivasi kaum muda setempat untuk berdoa dan berjuang untuk meraih sukses dalam studi.

Pada pertemuan pembukaan seminar yang diresmikan oleh Bupati Melawi, Livy menyanyikan tiga lagu. Livy juga share untuk mengajak semua audiens merenungkan makna Paskah, yaitu kasih Tuhan Yesus untuk menebus dosa manusia di kayu salib. Ini adalah anugrah terbesar bagi umat manusia seperti salah satu lagu yang dinyanyikan Livy berjudul “Besar Anugrah” karya Heriyanto Pemangku. Acara pembukaan itu juga dihadiri segenap jajaran Pemerintahan Daerah Kabupaten Melawi. Setelah memberikan pidatonya, Bapak Bupati berkenan menabuh gong sebagai tanda diresmikannya kegiatan kerohanian Kristen tersebut.

Foto: Livy Laurens (gaun biru) bersama anak-anak Sekolah Minggu

Pada salah salah satu sesi seminar, Livy juga menyampaikan materi tentang pujian-penyembahan (praise and worship) bersama Haryadi Baskoro, MA, M.Hum. Dalam sesi itu, Livy menyanyikan salah satu lagu dari album “Besar Anugrah” yang berjudul “Kaulah Segalanya”. Saat menyanyikan lagu ini Livy juga menyampaikan kesaksian bahwa Tuhan Yesus itu adalah Pribadi yang hidup yang hadir saat Livy menyembah-Nya. Jadi, dalam pengalaman Livy pujian bukan sekedar kebiasaan agamawi yang hampa namun penuh kuasa karena Tuhan merespon pujian kita. Setiap menyanyikan pujian bagi Tuhan, Livy mendapatkan kekuatan dan sukacita illahi yang baru.

Dalam sesi itu, Haryadi Baskoro juga menjelaskan perspektif Alkitab tentang pujian-penyambahan. Dalam 2 Tawarikh 5:11-14 dicatat bagaimana Tuhan hadir saat para hamba-Nya menyembah Dia. Hadirat itu begitu nyata sampai semua tidak tahan berdiri karena besarnya kekuatan illahi itu. Dalam Kisah Rasul bahkan dicatat bahwa ketika Paulus dan Silas berdoa dan memuji Tuhan, terjadi gempa bumi yang hebat.

Dalam Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) II, Livy memimpin pujian dan didukung oleh Tim Musik G & G Band beserta para singer dari GKII Bukit Baitani Meta. Dalam KKR itu, Firman Tuhan itu disampaikan oleh Pdt. I Wayan Lelobaya, M.Th. Di tengah-tengah pujian-penyembahan, Livy menyampaikan bahwa kuasa Tuhan yang dinyatakan di dalam pujian umat-Nya sangat dahsyat. Salah satu pengalaman yang tak terlupakan oleh Livy adalah ketika melihat seorang pemuda yang terlepas dari kebenciannya terhadap Tuhan di tengah-tengah umat yang serempak memuji Tuhan.

Foto: Livy Laurens (baju merah putih) memimpin pujian

Pada Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) III yang dilayani oleh Haryadi Baskoro, MA, M.Hum, sebelum memimpin pujian Livy share dengan seluruh audiens tentang pengalaman lain sehubungan dengan kuasa dalam pujian-penyembahan. Waktu itu, Livy sedang menyanyikan satu pujian, tiba-tiba seorang teman dekat Livy yang belum percaya Yesus menangis sambil mengungkapkan perasaannya. Ia mengaku sangat bahagia hingga terharu karena ketika Livy menyebut “Yesus” dalam syair yang Livy lantunkan ia merasakan kasih sayang yang sangat sempurna yang belum pernah ia dapatkan. Ia berkali-kali mencoba untuk bunuh diri namun selalu gagal. Ia mengatakan bahwa ia ingin stop untuk bunuh diri karena ia mengaku bahwa Yesus sangat mengasihinya. Keesokan harinya, ia mengatakan pada Livy bahwa meskipun tidak ada orang yang sayang pada dirinya ia tetap kuat karena ia sudah mendapatkan kasih sayang sempurna di dalam diri Yesus. Livy menyampaikan pesan dalam KKR ini bahwa ketika kita menyembah maka Tuhan hadir buat kita dan buat semua orang di sekitar kita.

Setelah penyampaiaan kotbah oleh Haryadi Baskoro, Livy menyanyikan dualagu pujian dari Album “Besar Anugrah”. Salah satu yang Livy nyanyikan berjudul “Kupersembahkan Hidupku”. Sebelum menyanyi Livy menceritakan perjalanan karir Livy di dunia tarik suara. Livy bersyukur karena Tuhan memberikan berkat berupa kesempatan buat Livy untuk dapat berkarya album yang diproduksi oleh sebuah Mayor Label terbesar di Indonesia. Beberapa lagu dalam album tersebut juga dipakai sebagai soundtrack beberapa sinetron yang ditayangkan di beberapa stasiun televisi swasta nasional. Namun, di tengah melimpahnya berkat berupa job nyanyi dan rekaman di Jakarta itu, Livy tetap memiliki persekutuan pribadi dengan Tuhan yang semakin dekat. Bahkan kuasa dan kasih yang dicurahkan untuk Livy juga semakin besar hingga Livy ingin lebih lagi untuk memberikan waktu menjadi hamba Tuhan sebagai rasa syukur Livy. Untuk itu, Livy berdoa supaya Tuhan mengatur agar kontrak rekaman Livy yang seharusnya dijalani selama 4 tahun hanya menjadi 1 tahun. Ternyata Tuhan menjawab doa itu sehingga Livy bisa memberikan waktu secara full untuk melayani Tuhan di berbagai gereja dan di persekutuan-persekutuan. Meskipun sudah pulang ke Yogyakarta namun berbagai tawaran dari berbagai sponsor untuk promo tour album tetap datang namun Livy berkomitmen tidak menerima untuk beberapa waktu supaya dapat berkonsentrasi dalam pelayanan dan studi sekuler dan teologi. Periode itu Livy sebut sebagai masa persiapan rohani untuk kelak menjadi penyanyi sekuler dan rohani yang lebih bervisi, berkualitas, profesional dan berdampak. Kini, setelah masa persiapan rohani itu dilewati, berbagai tawaran untuk rekaman dan menyanyi baik off air maupun on air kembali Livy terima dan Livy jalani dengan visi, kualitas dan profesionalitas karya yang lebih untuk kemuliaan Tuhan.

Foto: Livy Laurens (berdiri) ber-speed boat atau speed terbang menyusuri sungai-sungai di Kalbar

Salama kegiatan seminar dan KKR itu juga diadakan lomba pujian solo dan trio yang diikuti wakil-wakil dari gereja peserta. Dalam kegiatan ini Livy bertindak sebagai dewan juri bersama Haryadi Baskoro , Pdt. I Wayan Lelobaya, dan Lois Roni. Livy melihat bangga dan bersyukur melihat potensi vocal setiap peserta.

Sukses pelayanan kesaksian pujian Livy di Kalimantan Barat tidak bisa dilepaskan dari peran panitia yang bekerja sangat keras dan professional. Livy sendiri bisa bertemu dengan panitia berkat peran Bapak Paden, MA.CE dan Bapak Yusak sebagai penghubung awal. Beberapa hamba Tuhan yang terlibat dalam kepanitiaan adalah Bapak Suratman, Bapak Pdt Robinson, Bapak Elex Kenshi, Bapak Paran Pagun, Bapak Edi Sadikin, Saudara Ibrahim, Bapak Hendrikus, Bapak Florius, dan lain-lain.

Dukungan pelayanan sound system dan multi media di bawah pimpinan Bapak Herjuis Gediyun ST juga sangat menentukan kesuksesan itu. Livy merasa sangat terdukung berkat peran besar para musisi seperti Lois Ronny (piano), Hari Sunutun (bass), Ryan (drummer). Peran Isak, Sundi, dan Herku dan choir dari GKII Bukit Baitani Meta dan GKII Pelita Kanaan juga sangat penting dalam pelayanan pujian dan penyembahan.

Pelayanan di Kalimantan Barat merupakan pengalaman tak terlupakan bagi Livy. Untuk mencapai Ribang Rabing, Livy harus menempuh perjalanan bis dari Pontianak selama 13 jam dan 3 jam bermobil. Pulangnya, naik speed boat melewati sungai-sungai beriam ganas di pedalaman Borneo. Di Pontianak, Livy sempat bermalam untuk beristirahat dan menikmati makanan-makanan lezat khas kota itu berkat kemurahan hati keluarga Bapak dan Ibu Sugandi yang melayani di Sinode GKII se Kalbar sebagai coordinator kaum muda.

IBADAH MINGGU GKII FILIPI YOGYAKARTA (28 FEBRUARI 2010)

Foto: Livy Laurens mempersembahkan pujian di GKII FIlipi

Pada Ibadah Minggu 28 Februari 2010 di GKII FIlipi Yogyakarta, Livy Laurens mempersembahkan dua buah lagu yang diambil dari albumnya, “Besar Anugrah”. Sebelum Firman disampaikan, Livy menyanyikan lagu “Cinta Sejatiku”. Setelah Firman disampaikan, Livy menyanyikan lagu “Kaulah Segalanya”.

Pada ibadah itu, Firman Tuhan yang dilayankan oleh Haryadi Baskoro membahas masalah akhir jaman dalam hal mana Gereja dipertunangkan dengan Kristus dan akan memasuki Pesta Pernikahan Anak Domba di akhir jaman. Kedua lagu tersebut mengantarkan jemaat untuk menghayati pengajaran yang diberikan itu.

Lagu ”Cinta Sejatiku” dipilih Livy karena Firman yang disampaikan juga membahas masalah berkenaan dengan peringatan Valentine yang sering disalahmaknai oleh orang-orang Kristen. Pujian dan Firman yang dilayankan pada kebaktian itu memberi pencerahan Alkitabiah bagi segenap jemaat.

Dalam pengajarannya, Haryadi Baskoro menegaskan bahwa hubungan orang percaya dengan Kristus adalah hubungan kasih. Karena kasihlah Tuhan memberikan anak-Nya itu untuk menebus dosa kita. Karena kasihlah Yesus menderita dan mati di kayu salib. Hubungan Gereja (orang percaya) dengan Yesus adalah seperti suami dan istri, mempelai pria dan mempelai wanita. Saat sekarang, Gereja berada dalam hubungan pertunangan dengan Kristus. Pada masa pertunangan ini Yesus memberikan pemberian-pemberian berupa karunia-karunia dan bahkan menyediakan “rumah” bagi kita. Pada akhir jaman, Yesus Sang Mempelai Pria itu akan menjemput Gereja-Nya. Kita diangkat di awan-awan untuk masuk dalam Pernikahan Anak Domba itu. Karenanya, Gereja sekarang harus bersiap diri untuk memasuki pernikahan agung itu.

NATAL DUNAMIS YOGYAKARTA (11 FEBRUARI 2010)

Foto: Livy Laurens mempersembahkan lagu pujian dalam acara Natal Pelayanan Dunamis Yogyakarta

Livy Laurens diundang untuk mempersembahkan pujian pada kebaktian dan perayaan Natal pelayanan Dunamis Yogyakarta yang diselenggarakan pada Kamis, 11 Februari 2010 di aula Kampus ASMI Santa Maria Yogyakarta. Dalam kesempatan itu Livy mempersembahkan dua buah lagu yang diambil dari albumnya, “Besar Anugrah”.

Acara Natal yang dihadiri kurang-lebih 75 jemaat itu dilayani oleh pemimpin pelayanan Dunamis Pdt. Philipus Setyanto, Th.M. Sebelum berkotbah, Pdt. Gideon dari Bali membawa jemaat masuk dalam penyembahan. Dalam kotbahnya, Pdt. Philipus memberitakan pengajaran Firman Tuhan tentang mujizat. Pembahasan dimulai dari Maria yang setelah mendengar berita dari malaikat bahwa ia akan mengandung oleh Roh Kudus, langsung meresponnya dengan percaya dan taat. Jika ingin meraih keberhasilan di tahun 2010 yang penuh tantangan ini, kita harus memiliki iman yang kuat.

Pdt. Phipus menegaskan bahwa dengan iman kita dapat meraih banyak kemenangan. Pertama, kemenangan atas dunia ini. Kedua, kemenangan atas hawa nafsu kedagingan yang seringkali menjerumuskan kita pada dosa. Ketiga, kemenangan atas setan atau kuasa si jahat.

Dalam acara itu pujian dilayani oleh tim musik yang dipimpin oleh Yosafat dan Rey dari Bandung. Worship leader dilayani oleh istri musisi Yosafat dan Bp Singgih. Setelah Firman disampaikan, Livy Laurens melantunkan persembahan pujiannya dan memberikan album-albumnya kepada beberapa hamba Tuhan yang hadir dalam acara meriah tersebut.

KEBAKTIAN MINGGU DI GPIB DEPOK (17 JANUARI 2010)

Foto: Livy Laurens @ GPIB Depok

Livy Laurens dengan didukung singers Cindy dan Claudette menyanyikan”Kaulah Segalanya”, salah satu lagu dalam album “Besar Anugrah” pada kebaktian Minggu GPIB Jemaat Immanuel Kota Depok Jawa Barat. Persembahan pujian ini dilantunkan setelah penyampaian Fiman Tuhan dalam kebaktian sore jam 18.00 WIB di gereja tersebut.

Bagi Livy, pelayanan ini merupakan kesempatan yang baik untuk menguatkan iman jemaat setempat melalui pujian-penyembahan. Menurut agenda pelayanan setempat, hari Minggu pada tanggal tersebut merupakan Minggu Epifani III yang mengangkat tema “Bila Yesus dalam Hidup, Kita Bahagia”. Tema itu sesuai dengan lagu yang disampaikan yang menyanjung Yesus sebagai Yang Mahasegalanya dalam hidup kita.

Dalam pelayanan itu, Livy menyanyi dengan iringan musik minus one kreasi Heriyanto Pemangku. Di gedung gereja dengan fasilitas canggih ini lagu karangan Livy itu terdengar anggun dan menggetarkan. Jemaat pun merasa diberkati. Livy berharap bisa melayani kembali di gereja yang merupakan salah satu yang tertua di kawasan Depok tersebut.

NATAL BERSAMA RS SARJITO DAN FAKULTAS KU-KG UGM YOGYA (9 JANUARI 2010)

Foto: Livy Laurens and Friends

Livy sebagai penyanyi bersama Heriyanto sebagai musisi mendapat kehormatan untuk mengambil bagian dalam Perayaan Natal Bersama Umat Kristiani RSUP Dr Sardjito, Fakultas Kedokteran, dan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Acara khusus yang diadakan setelah ibadah itu, oleh panitia diberi tajuk “Christmas in Your Heart bersama Livy Laurens and Friends”.

Natalan bersama para dokter RSUP Dr Sardjito dan civitas akademika FK-FKG UGM ini diadakan di Ruang Pertemuan Utama Gedung Diklat Lt. 4 RSUP Dr Sardjito. Untuk ibadahnya dipimpin oleh Pdt. Kriswoyo SSi (Kristen) dan Romo Martinus Kleruk MSF (Katolik).

Sedangkan sesi “Christmas in Your Heart bersama Livy Laurens and Friends” dipandu oleh dua master of ceremony kondang Adam Kaunang dan Dre Christian. Bersama Livy tampil pula penyanyi lain yaitu Cherry Jossie Michelle, Doddy Bagus Jatmiko, dan choir FKG UGM yang manggung bersama Drg. Didit. Koordinator dari acara ini adalah Drg. Handoko Susilo dari DENTES Yogya.

Livy menyanyikan salah satu lagu dari album Besar Anugrah yang berjudul “Besar Anugrah”. Selain lagu “Besar Anugrah” itu, bersama Doddy, Cherry, dan Choir FKG UGM, Livy menyanyikan lagu-lagu Natal seperti “Santa Clauss Is Coming To Town”, “Angels We Have Heard On High”, dan “Marry’s Boy Child”. Semua lagu yang dinyanyikan ini diaransemen secara khusus oleh Heriyanto dan secara live dimainkan dengan sequencer.

Jauh sebelum event ini, Livy Laurens telah bekerjasama dengan Drg Handoko Susilo untuk membuat empat album rohani kompilasi. Livy menyanyikan lagu-lagu karya dokter gigi yang pernah mengalami mujizat kesembuhan secara ajaib itu. Karena mujizat itu, founder DENTES Yogya ini mengungkapkan rasa syukurnya dengan menciptakan dan dan menjadi produser atas album-albumnya itu. Salah satu album itu bertajuk “Pegang Erat Tanganku”.

SYUTING UNTUK PROGRAM ROHANI KRISTEN TV-TV KABEL (3 DESEMBER 2009)

Foto: Livy Laurens syuting untuk “In Christ”

Livy Laurens diminta secara khusus untuk mendukung program rohani Kristen ”In Christ” yang ditayangkan untuk beberapa TV Kabel di kawasan Jakarta dan Jawa Barat. Dalam program acara tv itu, Livy menaikkan lagu-lagu dari album “Besar Anugerah” untuk mengantar perenungan Firman yang salah satunya disampaikan oleh Pdt. Carlo Leander. Syuting klipnya diadakan di rumah seni milik Alm Inisisri yang dulu adalah drummer Kantata Taqwa dan Swami Band.

Untuk program tv tersebut, Livy menyanyikan tiga lagu, yaitu “Kaulah Segalanya”, “Kupersembahkan Hidupku”, dan “Memujimu”. Ketiga lagu itu dipilih karena ada yang bernuansa penyembahan lembut dan ada yang bernuansa pujian sorak-sorai. Iringan musiknya berupa minus one kreasi Heriyanto Pemangku.

Kerjasama Livy Laurens dengan Pdt Carlo Leander terbangun karena keduanya telah mengenai spesialisasi pelayanan masing-masing. Kecuali itu, juga karena sama-sama studi pascasarjana di Sekolah Tinggi Teologia Injili (STII).

IBADAH MINGGU DI GKII BARONGTONGKOK, KUTAI BARAT, KALTIM (30 AGUSTUS 2009)

Foto: Livy Laurens di Barongtongkok, Sendawar, Kaltim

Bersamaan dengan launching Album Pop Etnik “Rijok Kenangan” (karya Heriyanto Pemangku dengan penyanyi Livy Laurens) di Kutai Barat Kalimantan Timur, Livy dan Heri beserta tim diundang untuk melayani di Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Jemaat Barongtongkok, Sendawar, Kutai Barat. Dalam ibadah pagi di gereja itu, Livy dan Heri melaunching album “Besar Anugerah” dengan mempersembahkan dua lagu, “Kaulah Segalanya” dan “Besar Anugrah”.

Launching album “Besar Anugah” ini bisa terlaksana, salah satunya, berkat usaha Bapak Tengkon yang mengundang tim untuk melayani di gereja tersebut. Dalam kegiatan itu juga dilakukan penjualan album yang direspon positif oleh jemaat.

Sebelum dan di sela-sela pelantunan lagu-lagu dengan iringan live Heriyanto, Livy memberikan kesaksian untuk membangun iman jemaat. Livy menyampaikan pengalaman tentang bagaimana Tuhan menolong anak-anak-Nya pada tragedi gempa bumi dahsyat di Yogya tahun 2006 silam. Kesaksian-kesaksian dan lagu-lagu yang dilantunkan itu menjadi berkat sehingga mereka berencana untuk mengundang lagi dalam pelayanan-pelayanan berikutnya.

PENAYANGAN KLIP “CINTA SEJATIKU” DI TVRI YOGYA (10 APRIL 2009)

Foto: Video Klip Livy Laurens

Setelah album ”Besar Anugerah” dalam bentuk CD selesai, salah satu lagunya yang langsung dibuatkan klip (lagu ”Cinta Sejati”) mendapat kesempatan untuk ditayangkan dalam program acara ”Katalog” di TVRI Yogyakarta. Program yang khusus menyalurkan karya para entertainer Yogya kali itu dibuat khusus untuk edisi Paskah, diproduseri oleh Arya dan Driyast sebagai host.

Livy sendiri sudah sering menyanyi untuk beberapa program TVRI Yoyakarta seperti: ”Selokan Mataram”, ”Obrolan Balai Kota”, ”Plengkung Gading”, dan ”Cafe Break”.Dalam acara-acara itu Livy menyanyi dengan diiringi beberaa grup band di antaranya Niwangi yang personelnya semua wanita. Kecuali itu, pada sebuah acara Siraman Rohani Agama Kristen TVRI Yogyajarta pada 2009, Livy menjadi presenter dan penyanyi dengan diiringi oleh Heriyanto Pemangku. Pada kesempatan itu Livy memandu wawancara dengan Pembimas Kristen Protestan Daerah Istimewa Yogyakarta, Bapak Petrus Maridjo STh. Livy juga pernah terlibat dalam opera Natal yang ditayangkan oleh TVRI Yogya (2008).

Meski demikian, penayangan klip ”Cinta Sejati” itu sangat berarti karena menjadi peneguhan bagi pelayanan album ”Besar Anugerah” tersebut.

 

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.